BrimobLampung – Detasemen Gegana Satbrimob Polda Lampung melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai ancaman bom di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Mutiara Hati, Kabupaten Pringsewu, pada Jumat (16/10/2026). Langkah edukatif ini dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif kepolisian dalam meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan instansi pelayanan publik terhadap potensi gangguan keamanan yang ekstrem.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ipda Royyani, dengan melibatkan empat personel ahli dan bersertifikasi. Dalam pelaksanaannya, tim dilengkapi dengan berbagai perlengkapan khusus (Alsus) yang mencakup alat deteksi dan alat proteksi mutakhir. Selain itu, satu unit kendaraan operasional Toyota Hilux Jibom juga disiagakan di lokasi untuk mendukung mobilitas dan peragaan teknis selama sosialisasi berlangsung.

Rangkaian kegiatan Sosialisasi di RSIA Mutiara Hati berlangsung intensif, di mana para personel memberikan pemahaman mendalam mengenai prosedur identifikasi benda mencurigakan serta langkah-langkah evakuasi darurat sesuai standar operasional prosedur kepolisian.

Dansat Brimob Polda Lampung menyatakan bahwa sosialisasi ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di fasilitas kesehatan. Pihaknya menegaskan bahwa pembekalan pengetahuan mengenai ancaman bom sangat krusial bagi staf rumah sakit agar mereka mampu melakukan tindakan awal yang tepat sebelum tim ahli tiba di lokasi, sehingga risiko korban jiwa maupun kerusakan material dapat diminimalisir.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara aparat keamanan dan pihak rumah sakit dapat semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pringsewu. Satbrimob Polda Lampung berkomitmen untuk terus melakukan edukasi serupa secara berkala di berbagai instansi strategis guna memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki kesadaran tinggi terhadap potensi ancaman terorisme dan bahan peledak di lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *